Tomat dan susu kedelai mampu mencegah kanker prostat

Tomat dan susu kedelai mencegah kanker prostat – Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai khasiat dari buah tomat dan susu kedelai, yang dimana kedua makanan tersebut mampu mencegah datangnya serangan penyakit kanker prostat secara alami dan bebas efek samping. Namun, sebelum kita membicarakan terlebih jauh mengenai manfaat dari tomat dan susu kedelai tersebut. Ada baiknya jika terlebih dulu kita mengulas mengenai apa sebetulnya yang dimaksud dengan penyakit kanker prostat itu sendiri ?

  • Pengertian Kanker Prostat

Kanker prostat merupakan sebuah penyakit yang sudah tidak asing lagi didalam dunia medis. Penyakit yang satu ini terjadi pada kaum laki-laki dan merupakan suatu ancaman bagi kaum laki-laki. Bahaya penyakit kanker prostat ini setara dengan penyakit kanker payudara atau kanker serviks pada perempuan. Meskipun tidak memiliki gen yang pernah menderita penyakit kanker prostat, tak ada salahnya kan kalau kita semua mencegah penyakit yang berbahaya ini? Terutama, pada jaman sekarang ini penyakit kanker tidak cuma dipicu oleh gen saja. Penyakit kanker ini sudah berkembang dikarenakan kebiasaan buruk yang menjalani gaya hidup dan pola makan tidak sehat.

Sebetulnya untuk mencegah terjadinya penyakit kanker prostat itu tidaklah sulit. Dengan memakan bahan makanan yang didalamnya memiliki kandungan likopen saja, paling tidak kanker sudah dapat dicegah. Likopen itu sendiri merupakan suatu zat yang terkandung dalam buah atau sayur yang berwarna orange kemerahan yang bermanfaat untuk mencegah penyakit kanker prostat.

Kanker prostat merupakan sebuah penyakit yang menjadi suatu ancaman yang paling disegani oleh banyak kaum laki-laki pada usia lanjut. Untuk mencegah kanker prostat menyerang tubuh, alangkah baiknya segera dilakukan cara pencegahan secara dini. Sebuah upaya yang efektif untuk mencegah pertumbuhan kanker prostat ialah dengan membiasakan diri memakan tomat dan kedelai secara rutin.

Khasiat Tomat & Susu Kedelai

Para ahli peneliti dari University of lilinois dan Ohio State University membuktikan bahwa perpaduan antara tomat dan kedelai mampu dalam menumpas bibit-bibit kanker prostat. Dan hasil riset yang telah dimasukkan dalam jurnal “Cancer Preventation Research” mengatakan bahwa memakan tomat dan kedelai secara berbarengan akan jauh lebih efektif dalam mencegah kanker prostat ketimbang memakan tomat dan kedelai dengan cara dipisah. Riset yang mengaitkan tikus untuk dijadikan sebagai responden uji coba ini membuktikan bahwa tikus yang mendapatkan asupan serbuk tomat & kedelai mempunyai resiko lebih rendah untuk terserang kanker prostat ketimbang dengan tikus yang cuma diberi asupan tomat / kedelai saja. Dan tikus-tikus yang dikaitkan dalam riset ini sudah direkayasa oleh para pelaku riset supaya bisa mengembangkan sebuah bentuk agresif kanker prostat.

Dan para pelaku riset menyarankan supaya laki-laki dewasa untuk memakan tomat & kedelai dalam perminggunya dengan sebanyak 3 s/d 4 sajian tiap minggu dan 2 sajian kedelai setiap harinya. Sajian alami dari tomat & susu kedelai akan jauh lebih bermanfaat dan berkhasiat ketimbang sajian yang berbentuk suplemen likopen. Selain itu, mereka juga mengungkapkan bahwa sajian alami yang di dapat dari buah tomat dan susu kedelai akan lebih memberikan manfaat ketimbang dengan suplemen likopen dan kedelai. Mengapa demikian, karena dari secara keseluruhan makanan bisa menambah efek dalam menangkal sel kanker.

Yang perlu Anda ingat bahwa kandungan gizi alami condong aakan lebih efektif dalam mencegah pertumbuhan kanker. So, ayo banyak-banyak makan buah tomat dan susu kedelai yahh, supaya dapat terhindar dari terserang penyakit kanker prostat.

Baca juga artikel tentang obat herbal kanker prostat.

Itulah informasi seputar cara pencegahan kanker prostat dengan tomat dan susu kedelai yang dapat saya berikan.. Semoga dengan hadirnya artikel ini, bisa menambah pengetahuan dan bisa bermanfaat untuk Anda semua yang membacanya.. Aamiin J

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *